Ketika Langkah Pertama Menuju Arafah Dimulai
Ada satu hari dalam rangkaian ibadah haji yang sering luput dari perhatian… padahal di sanalah dimulai perjalanan besar menuju puncak ibadah.
Hari itu adalah Hari Tarwiyah, tanggal 8 Dzulhijjah.
Di pagi hari itu, jutaan jamaah mulai bergerak. Dari Makkah menuju Mina. Dari kenyamanan menuju kesabaran. Dari rutinitas menuju penghambaan yang lebih dalam.
Semua bergerak dalam satu arah…
karena satu tujuan…
dan satu rasa yang sama: rindu haramain.
Pengertian Hari Tarwiyah
Secara bahasa, Tarwiyah berasal dari kata rawa yang berarti “membawa air” atau “memenuhi kebutuhan air”.
Secara istilah dalam manasik haji:
Hari Tarwiyah adalah tanggal 8 Dzulhijjah, di mana jamaah haji mulai berihram (bagi yang belum), lalu bergerak menuju Mina untuk bermalam sebagai persiapan menuju Arafah.
Disebut Tarwiyah karena dahulu para jamaah mengambil dan menyiapkan air untuk perjalanan ke Arafah.
Amalan Jamaah pada Hari Tarwiyah
Hari ini bukan sekadar perpindahan tempat. Ia adalah bagian dari ibadah yang penuh makna.
1. Memulai Ihram Haji (Bagi Haji Tamattu’)
Bagi jamaah yang melaksanakan haji tamattu’, pada tanggal 8 Dzulhijjah mereka kembali berihram untuk haji dari tempat tinggalnya di Makkah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Niat ini bukan sekadar lafadz…
tetapi awal dari perjalanan menuju puncak ibadah.
Di sinilah kembali terasa rindu haramain yang semakin dalam.
2. Berangkat Menuju Mina
Setelah berihram, jamaah menuju Mina.
Rasulullah ﷺ melakukan hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits manasik haji.
Di Mina, jamaah:
- shalat
- berdzikir
- mempersiapkan diri
Ini bukan sekadar transit… tetapi bagian dari sunnah.
Lihat juga jadwal umrah dan haji yang tersedia dan temukan waktu terbaik untuk Anda
3. Shalat di Mina (Qashar Tanpa Jama’)
Jamaah melaksanakan shalat di Mina dengan cara:
- diqashar (dipendekkan)
- tidak dijama’
Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah ﷺ.
Ini menunjukkan bahwa:
➡️ mengikuti sunnah dalam detail ibadah adalah bagian dari kesempurnaan haji.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Hari Tarwiyah adalah waktu untuk menenangkan hati.
Allah ﷻ berfirman:
فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا
“Maka berdzikirlah kepada Allah sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyangmu, atau bahkan lebih dari itu.”
(QS. Al-Baqarah: 200)
Hari ini adalah pemanasan ruh sebelum puncak Arafah.
5. Mabit (Bermalam) di Mina
Jamaah bermalam di Mina hingga tanggal 9 Dzulhijjah.
Malam ini adalah malam yang tenang…
sebelum hari paling agung dalam hidup seorang muslim.
Perbedaan Pendapat Madzhab
Para ulama dari empat madzhab memiliki penjelasan:
- Mazhab Syafi’i
Menganggap mabit di Mina pada hari Tarwiyah sebagai sunnah - Mazhab Hanafi
Menganggapnya bagian dari manasik yang dianjurkan - Mazhab Maliki
Menekankan pentingnya mengikuti praktik Nabi ﷺ - Mazhab Hambali
Menjadikannya sunnah muakkadah
Hikmah Hari Tarwiyah: Belajar Tenang Sebelum Puncak
Jika kita renungkan…
Hari Tarwiyah bukan hari yang penuh gerakan besar.
Ia adalah hari untuk:
- menenangkan hati
- menyiapkan jiwa
- memperkuat niat
Karena esoknya adalah Arafah.
Hari di mana segala doa diangkat.
Hari di mana dosa diampuni.
Di sinilah rindu haramain berubah menjadi tangisan…
dan tangisan berubah menjadi doa.
Jangan Anggap Remeh Hari Ini
Banyak orang fokus pada Arafah…
namun lupa bahwa Tarwiyah adalah pintu menuju ke sana.
Padahal:
➡️ Persiapan menentukan hasil
Wujudkan Rindu Haramain Anda
Jika hari ini hati Anda dipenuhi rindu haramain, itu bukan kebetulan.
Itu panggilan.
Dan panggilan itu harus dijawab dengan:
- ilmu
- persiapan
- dan bimbingan yang benar
Bersama Rindu Haramaen, kami siap membersamai perjalanan ibadah Anda dari awal hingga akhir, agar setiap langkah sesuai sunnah dan penuh makna.
Karena rindu haramain bukan sekadar perjalanan…
tetapi perjalanan menuju Allah.
📲 Konsultasi GRATIS & Reservasi Umrah/Haji:
👉 : 0852-8000-9223
👉 Lihat juga jadwal umrah dan haji yang tersedia dan temukan waktu terbaik untuk Anda
Jangan tunda rindu haramain Anda…
karena belum tentu kesempatan ini datang dua kali.
