Perjalanan ke Tanah Suci Tidak Dimulai dari Bandara, Tetapi dari Niat
Ada orang yang bertahun-tahun menabung demi bisa melihat Ka’bah. Ada yang diam-diam menyimpan foto Masjidil Haram di galerinya. Ada pula yang setiap malam berdoa agar Allah memanggilnya menjadi tamu-Nya.
Namun sesungguhnya, perjalanan menuju Baitullah tidak dimulai ketika pesawat lepas landas. Perjalanan itu dimulai sejak hati berniat.
Karena dalam Islam, niat bukan sekadar ucapan. Niat adalah arah hati. Ia menentukan ke mana langkah kita dibawa dan untuk siapa ibadah itu dilakukan.
Di sinilah pentingnya memahami niat haji dan umrah. Banyak jamaah berangkat dengan semangat yang besar, tetapi belum memahami perbedaan antara Haji Ifrad, Haji Tamattu’, dan Haji Qiran. Padahal setiap jenis haji memiliki tata cara, niat, dan ketentuan yang berbeda.
Bersama rindu haramaen, jamaah tidak hanya diajak berangkat ke tanah suci, tetapi juga dibimbing memahami ilmu manasik agar rindu haramain yang tumbuh di hati benar-benar menjadi ibadah yang sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
Pengertian Niat dalam Islam
Secara bahasa, niat berarti kehendak atau tujuan.
Adapun secara istilah syariat:
Niat adalah tekad hati untuk melakukan suatu ibadah demi mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi dasar penting bahwa seluruh ibadah, termasuk haji dan umrah, sangat bergantung pada niat.
Mengenal Tiga Jenis Haji dalam Islam
Sebelum memahami bacaan niat, seorang jamaah perlu memahami terlebih dahulu bahwa dalam syariat Islam terdapat tiga jenis pelaksanaan haji.
Masing-masing memiliki tata cara dan ketentuan tersendiri.
Haji Ifrad
Apa Itu Haji Ifrad?
Secara bahasa, ifrad berarti memisahkan.
Dalam istilah fiqih:
Haji Ifrad adalah pelaksanaan haji dengan niat haji saja tanpa menggabungkannya dengan umrah.
Jamaah yang memilih Haji Ifrad hanya fokus pada pelaksanaan ibadah haji.
Tata Cara Haji Ifrad
Jamaah berihram dari miqat dengan niat haji saja. Setelah tiba di Makkah, jamaah melakukan thawaf qudum, lalu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji seperti wuquf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melontar jumrah.
Dalam Haji Ifrad, jamaah tidak diwajibkan membayar dam.
Hikmah Haji Ifrad
Sebagian ulama menyebut Haji Ifrad lebih sederhana karena tidak menggabungkan umrah.
Karena itu sebagian jamaah yang sudah sering datang ke tanah suci terkadang memilih jenis ini.
Namun apa pun bentuk hajinya, yang paling penting adalah keikhlasan dan ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.
Haji Tamattu’
Apa Itu Haji Tamattu’?
Secara bahasa, tamattu’ berarti menikmati atau bersenang-senang.
Dalam istilah syariat:
Haji Tamattu’ adalah melaksanakan umrah terlebih dahulu pada bulan haji, kemudian bertahallul, lalu melaksanakan haji pada tahun yang sama.
Jenis haji ini adalah yang paling banyak dilakukan jamaah Indonesia.
Tata Cara Haji Tamattu’
Jamaah berihram dari miqat untuk umrah terlebih dahulu.
Sesampainya di Makkah, jamaah melaksanakan thawaf, sa’i, lalu tahallul sehingga keluar dari keadaan ihram.
Kemudian pada tanggal 8 Dzulhijjah, jamaah kembali berihram untuk melaksanakan haji.
Mengapa Banyak Jamaah Memilih Tamattu’?
Karena lebih ringan.
Jamaah memiliki waktu istirahat setelah umrah sebelum masuk rangkaian haji.
Namun dalam Haji Tamattu’, jamaah wajib membayar dam sebagai bentuk syukur karena mendapatkan kemudahan menggabungkan dua ibadah dalam satu perjalanan.
Allah ﷻ berfirman:
فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ
“Maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji, wajiblah ia menyembelih hadyu yang mudah didapat.”
(QS. Al-Baqarah: 196)
Haji Qiran
Apa Itu Haji Qiran?
Secara bahasa, qiran berarti menggabungkan.
Dalam istilah fiqih:
Haji Qiran adalah menggabungkan niat haji dan umrah sekaligus dalam satu ihram.
Artinya sejak dari miqat, jamaah sudah berniat untuk dua ibadah sekaligus.
Tata Cara Haji Qiran
Jamaah berihram dengan niat haji dan umrah sekaligus.
Setelah tiba di Makkah, jamaah melakukan thawaf dan sa’i, tetapi tidak bertahallul. Jamaah tetap berada dalam keadaan ihram hingga seluruh rangkaian haji selesai.
Karena menggabungkan dua ibadah, jamaah Haji Qiran juga wajib membayar dam.
Bacaan Niat Haji dan Umrah
Niat Haji
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِحَجَّةٍ
“Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma bihajjah.”
“Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Ta’ala. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.”
Niat Umrah
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةٍ
“Nawaitul ‘umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala labbaika Allahumma bi‘umrah.”
“Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah Ta’ala. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah.”
Niat Haji dan Umrah Sekaligus
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِمَا لِلهِ تَعَالَى
“Nawaitul hajja wal ‘umrata wa ahramtu bihima lillahi ta’ala.”
“Aku niat melaksanakan haji dan umrah sekaligus dan berihram karena Allah Ta’ala.”
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Jenis Haji yang Paling Utama
Para ulama dari empat madzhab berbeda pendapat tentang jenis haji yang paling utama:
- Mazhab Syafi’i lebih mengutamakan tamattu’
- Mazhab Hanafi lebih mengutamakan qiran
- Mazhab Maliki lebih cenderung kepada ifrad
- Mazhab Hambali banyak menguatkan tamattu’
Namun semuanya sepakat bahwa ketiga bentuk haji tersebut sah dan dibolehkan dalam Islam.
Jangan Hanya Berangkat, Tapi Pahami Ibadahnya
Banyak orang sampai di Makkah…
tetapi tidak semua memahami makna ibadah yang sedang dijalankannya.
Padahal haji bukan hanya perjalanan fisik. Haji adalah perjalanan ilmu, hati, dan ketundukan kepada Allah.
Karena itu, sebelum berangkat ke tanah suci, bekal terbaik bukan hanya koper atau uang, tetapi ilmu tentang manasik.
Bersama rindu haramaen, setiap jamaah dibimbing agar rindu haramain yang tumbuh di hati berubah menjadi ibadah yang benar, khusyuk, dan penuh makna.
Jika Anda ingin belajar manasik dengan benar sekaligus merencanakan perjalanan umrah dan haji bersama tim yang amanah dan berpengalaman, segera hubungi kami.
📲 Konsultasi & reservasi sekarang:
👉 hubungi: 0852 8000 9223
Karena bisa jadi… rindu haramain yang Anda rasakan hari ini adalah panggilan Allah untuk menjadi tamu-Nya.
