artikel 13

Rukun Umrah yang Wajib Diketahui Setiap Muslim

Saat Hati Dipanggil Menuju Baitullah

Ada saat di mana seorang hamba berdiri di hadapan Ka’bah, lalu hatinya seakan runtuh dalam sujud yang panjang. Air mata mengalir tanpa sebab yang jelas, selain karena rindu kepada Allah. Umrah bukan sekadar perjalanan, tetapi ibadah yang memiliki rukun-rukun yang harus dipenuhi agar sah di sisi-Nya.

Maka memahami rukun umrah adalah bagian dari kesempurnaan ibadah seorang muslim.


Dalil Tentang Kewajiban Mengikuti Manasik

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 196)

Rasulullah ﷺ bersabda:

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

“Ambillah dariku tata cara manasik (ibadah) kalian.”
(HR. Muslim)

Ayat dan hadits ini menegaskan bahwa ibadah umrah harus dilakukan secara sempurna dan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.


Penjelasan 5 Rukun Umrah

1. Ihram
Yaitu niat masuk ke dalam ibadah umrah dari miqat. Tanpa ihram, ibadah tidak dianggap dimulai.

2. Tawaf
Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan menjadikan Ka’bah di sebelah kiri. Ini adalah inti ibadah yang penuh dzikir dan doa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ صَلَاةٌ

“Tawaf di Baitullah itu seperti shalat.”
(HR. Tirmidzi)

Maknanya, tawaf harus dilakukan dengan khusyuk dan penuh adab.

3. Sa’i
Berjalan antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ini meneladani perjuangan Hajar dalam mencari air.

4. Tahallul
Mencukur atau memotong rambut sebagai tanda keluar dari ihram. Ini adalah bentuk ketundukan dan penyempurna ibadah.

5. Tertib
Melaksanakan seluruh rukun secara berurutan.

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:

“Rukun umrah harus dilakukan secara tertib sebagaimana yang diajarkan Nabi ﷺ.”
(Al-Majmu’)

Mazhab Syafi’i dan Hanbali memasukkan tertib sebagai rukun, sedangkan Hanafi dan Maliki memandangnya sebagai wajib. Namun seluruhnya sepakat bahwa urutan ini tidak boleh diabaikan.


Umrah: Ibadah yang Menghidupkan Jiwa

Setiap langkah dalam umrah bukan sekadar gerakan, tetapi bentuk penghambaan kepada Allah. Tawaf mengajarkan tauhid, sa’i mengajarkan tawakal, dan tahallul mengajarkan ketundukan.

Semoga Allah memanggil kita ke Baitullah dan memberi kemampuan untuk menunaikan umrah dengan sempurna.


📞 Ingin berkonsultasi atau merencanakan perjalanan umrah?
Silakan hubungi tim Rindu Haramaen

InsyaAllah kami siap mendampingi perjalanan ibadah Anda menuju Tanah Suci dengan bimbingan sesuai sunnah.

Website resmi: rinduharamaen.com